Anak Menangis saat Pertama Sekolah? Ini Cara Bantu Beradaptasi Tanpa Drama

0 0
Read Time:1 Minute, 4 Second

Hari pertama sekolah sering menjadi momen penuh emosi bagi anak dan orang tua. Tidak sedikit anak menangis karena harus berpisah dengan orang tua untuk pertama kalinya. Kondisi tersebut merupakan hal yang wajar selama masa adaptasi di lingkungan baru. Orang tua dapat membantu proses tersebut dengan persiapan dan pendampingan yang tepat.

Salah satu cara efektif adalah mengenalkan lingkungan sekolah sebelum hari pertama dimulai. Jika memungkinkan, ajak anak melihat ruang kelas, halaman bermain, dan bertemu guru. Orang tua juga dapat menceritakan aktivitas menyenangkan yang akan dilakukan di sekolah. Hindari menggambarkan sekolah sebagai tempat yang penuh aturan atau menakutkan.

Orang tua sebaiknya mendengarkan perasaan anak tanpa langsung menyalahkan atau memaksanya berhenti menangis. Tunjukkan sikap tenang karena kecemasan orang tua dapat dirasakan oleh anak. Bangun rutinitas pagi yang konsisten beberapa hari sebelum sekolah dimulai. Siapkan perlengkapan sekolah pada malam sebelumnya agar suasana pagi tetap nyaman. Jika diizinkan sekolah, anak juga dapat membawa benda favorit yang memberi rasa aman.

Saat mengantar, lakukan perpisahan yang singkat, hangat, dan konsisten tanpa menghilang diam-diam. Yakinkan anak bahwa orang tua akan kembali menjemput sesuai waktu yang dijanjikan. Setelah pulang sekolah, beri kesempatan anak menceritakan pengalaman pertamanya dengan penuh perhatian. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga mendorong pelaksanaan MPLS Ramah agar murid baru merasa aman, nyaman, dan diterima sejak hari pertama sekolah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %