Membuat anak mendengarkan arahan tidak selalu harus dilakukan dengan suara keras atau kemarahan. Komunikasi yang tenang dapat membantu anak memahami harapan orang tua dengan lebih jelas. American Academy of Pediatrics menyarankan disiplin positif yang mengajarkan perilaku baik tanpa hukuman verbal atau fisik. Pendekatan tersebut juga membantu membangun hubungan sehat antara anak dan orang tua.
Cara pertama, dapatkan perhatian anak sebelum memberikan arahan. Dekati anak, panggil namanya, kemudian sampaikan pesan menggunakan kalimat sederhana. Kedua, berikan instruksi yang jelas dan sesuai usia anak. Hindari memberikan terlalu banyak perintah sekaligus karena dapat membuat anak kesulitan memahami prioritas. Orang tua juga perlu memastikan permintaan tersebut realistis untuk kemampuan anak.
Cara ketiga, berikan pilihan terbatas ketika situasi memungkinkan. Misalnya, anak dapat memilih membereskan mainan sebelum atau sesudah mengganti pakaian. Pilihan sederhana memberikan rasa kendali tanpa menghilangkan batasan yang ditetapkan orang tua. Keempat, berikan perhatian dan pujian ketika anak menunjukkan perilaku yang diharapkan. Pujian sebaiknya spesifik agar anak mengetahui tindakan mana yang dinilai positif.
Cara kelima, terapkan aturan dan konsekuensi secara konsisten. Jika anak melanggar aturan, jelaskan konsekuensi dengan tenang tanpa mempermalukan atau mengancamnya. American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan memukul, mengancam, menghina, mempermalukan, atau menggunakan hukuman verbal keras. Pendekatan keras justru dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perilaku dan kesehatan mental anak.
Orang tua juga perlu menjadi contoh dalam mengelola emosi ketika menghadapi konflik. Anak mempelajari banyak perilaku dengan mengamati cara orang dewasa berkomunikasi. Mendengarkan anak terlebih dahulu dapat membuat komunikasi berjalan dua arah dan membantu memahami alasan perilakunya. Perubahan tidak selalu terjadi seketika sehingga konsistensi menjadi bagian penting dalam prosesnya. Tujuan akhirnya bukan membuat anak takut, melainkan membantu mereka memahami aturan dan belajar bertanggung jawab.