Keju Berjamur Masih Bisa Dimakan? Kenali Jenis yang Aman dan Wajib Dibuang

0 0
Read Time:56 Second

Keju Berjamur tidak selalu berarti sudah tidak layak dikonsumsi. Beberapa jenis keju memang dibuat dengan bantuan jamur yang aman untuk dimakan. Namun, ada pula keju yang harus segera dibuang jika ditumbuhi jamur liar.

Keju seperti Blue Cheese, Roquefort, Gorgonzola, dan Stilton sengaja dibuat menggunakan jamur tertentu. Jamur tersebut berperan membentuk rasa, aroma, dan tekstur khas. Produk ini tetap aman dikonsumsi selama disimpan sesuai petunjuk.

Untuk keju keras, seperti cheddar, parmesan, atau edam, jamur yang muncul di permukaan masih dapat ditangani. USDA menyarankan memotong bagian yang berjamur sekitar 2,5 sentimeter di sekeliling dan bagian bawahnya. Pastikan pisau tidak menyentuh area berjamur agar kontaminasi tidak menyebar.

Sebaliknya, keju lunak seperti mozzarella, ricotta, cream cheese, cottage cheese, dan keju parut sebaiknya langsung dibuang jika berjamur. Jamur dapat menyebar hingga ke bagian dalam keju. Kondisi tersebut meningkatkan risiko keberadaan bakteri berbahaya yang tidak terlihat.

Agar keju tetap aman dikonsumsi, simpan produk pada suhu yang sesuai dan dalam kemasan tertutup. Periksa tanggal kedaluwarsa sebelum mengonsumsi. Jika keju mengeluarkan bau menyengat yang tidak biasa atau menunjukkan perubahan warna mencolok, sebaiknya jangan dikonsumsi. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko keracunan makanan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %