Ariana Grande menahan tangis saat menutup Eternal Sunshine Tour di O2 Arena, London. Konser terakhir tersebut berlangsung pada Selasa (1/9/2026) waktu setempat. Momen itu menjadi penutup rangkaian 41 pertunjukan sekaligus awal jeda Grande dari sorotan publik.
Grande terlihat emosional ketika berbicara kepada ribuan penonton. Ia menyebut tur tersebut sebagai salah satu pengalaman paling indah dalam hidupnya. Penyanyi berusia 33 tahun itu juga mengaku berusaha menyampaikan rasa terima kasih tanpa menangis.
“Saya akan selalu menghargai pengalaman ini,” kata Grande kepada penggemarnya. Ia juga memuji penggemar sebagai yang terbaik di dunia. Grande mengapresiasi berbagai kostum, riasan, pesan, dan dukungan yang diberikan selama tur.
Eternal Sunshine Tour dimulai di Oakland, California, pada 6 Juni 2026. Grande kemudian tampil di Amerika Serikat dan Kanada sebelum melanjutkan rangkaian konser di Inggris. Sepuluh pertunjukan terakhir berlangsung di O2 Arena, London.
Sebelumnya, perwakilan Grande mengumumkan bahwa sang penyanyi akan mengambil jeda setelah tur berakhir. Ia ingin mengurangi aktivitas publik setelah menghadapi sorotan berkepanjangan. Grande juga telah membatalkan keterlibatannya dalam musikal West End Sunday in the Park With George.
Grande menegaskan keputusan tersebut bukan tindakan spontan akibat tekanan terbaru. Ia mengatakan rencana tersebut sudah dibuat secara diam-diam sejak lama. Menurutnya, keputusan itu lahir dari pertimbangan matang dan kesadaran pribadi.
Konser penutup tersebut juga berlangsung setelah Grande mengalami cedera kaki ringan. Ia sempat mengganti sepatu hak tinggi dengan alas kaki yang lebih nyaman. Meski demikian, Grande tetap menyelesaikan pertunjukan hingga akhir. Kini, belum diketahui kapan ia akan kembali aktif di panggung dan ruang publik.